Senin, 16 Mei 2011
Rabu, 15 Desember 2010
TELUR MATA SAPI

http://www.gantibaju.com/tees/Telur-Mata
Terjadi tarik menarik kepentingan saat makanan yg satu ini diciptakan, sapi merasa dialah yang paling berhak mendapatkan hak patennya, sementara ayam yang notabene pemilik telur jg ga mau kalah ... .
MAKANYA PAKE SANDAL

http://www.gantibaju.com/tees/Makanya-Pa
Pocong dengan pergerakannya yg melompat sangat beresiko terkena benda2
tajam apabila tetap dengan kondisi/atribut aslinya ... bagaimana jika pocong
pakai sandal ya??? .
AKU CINTA KETOPRAK

http://www.gantibaju.com/tees/Aku-Cinta-
Ketoprak
dipandang dari 2 bahasa yang berbeda dan disatukan dalam satu kemasan
cinta berbentuk piring menghasilkan budaya yang patut kita lestarikan
... .
INDONESIA

kiriman desain pertama saya untuk gantibaju.com
vote :
http://www.gantibaju.com/tees/Indonesia-
perspektif saya tentang keragaman budaya indonesia
Rabu, 06 Oktober 2010
BABY'S DAY OUT
Sebuah konsep desain karakter yang digagas "kakak" saya Rudy Murdock pada tahun 2002 tentang seorang bayi yang hyperaktif, nakal dan mempunyai keingintahuan yang besar dan membuatnya mengalami pengalaman-pengalaman yang lucu dan "aneh untuk bayi seumuranya.
Dengan bertambahnya teknik dan kebutuhan untuk memunculkannya lagi, maka karakter BDO ini saya hidupkan lagi dengan redesign 2 cover lama dan 3 desain baru.
Karakter dengan teknik pewarnaan serta gaya gambar yang berbeda dengan apa yang pernah saya lakukan di FUNIMAL.




Selasa, 05 Oktober 2010
JAMES BOND
JEEP
Selasa, 07 September 2010
Rabu, 08 Juli 2009
DIGITAL ILLUSTRATIONS - SLEEPING PAINTER
Tidak perlu dipertanyakan apakah itu benar atau salah karena semuanya kembali kepada persepsi masing-masing dalam melihat dan mensikapi hal tersebut.
Berikut saya memberikan contoh proses kreatif dalam mengeksekusi sebuah Illustrasi secara digital.
Ada beberapa perbedaan mendasar pada Illustrasi secara manual dan digital. Dalam beberapa kasus kita sering terjebak stigma bahwa dalam olah digital, objek yang menggunakan Lin harus dipastikan tertutup (itu adalah teori dasar). Ada beberap illustrator yang terjebak dengan teori tersebut sehingga style dia yang tadinya menggunakan garis yang tak saling menyambung diubah hanya untuk teori tersebut....padahal program grafis menyediakan layer yang bisa kita gunakan untuk membantu sementara dalam proses pewarnaan tanpa kita harus mengubah karakter garis kita (tinggal kita mau aktikan atau tidak layer tersebut).
Dalam sharing saya kali ini, saya tidak mempermasalahkan dengan teknis diatas karena kali ini saya lebih fokus melakukan pewarnaan dengan bantuan path (pen tool).
Langkah 01 :
Seperti pada proses kreatif pada umunya, langkah pertama yang harus kita kerjakan adalah konsep kasar dahulu. Dalam pembahasan ini, saya menampilkan sosok karakter ciptaan saya sendiri bernama " SLEEPING PAINTER " (seorang remaja dengan talenta gambar yang luar biasa, berasal dari keluarga pas-pasan dan sering tidur untuk menghilangkan rasa laparnya. Saat tidur ,secara tidak sadar dia selalu melakukan aktifitas seni ... dan hasilnya sangat hebat)
Konsep kali ini saya menampilkan Sleeping Painter sedang menggambar di kamarnya yang secara visual ditampilkan dengan berantakan.

Langkah 02 :
Sket kasar kita rapikan dengan menggunakan spidol untuk mencari Lin ( saya menyebutnya Line Art).

langkah 03 :
02. Ubah data hasil scan tadi ke Grayscale
03. Brightness/contrast atau level untuk menentukan gelap terang yang kita inginkan.
04. Setelah mendapatkan gelap terang yang kita inginkan, maka langkah selanjutnya adalah mulai proses pewarnaan sesungguhnya.
langkah 04 :
01. Rename layer background Line Art (file default dari JPEG biasanya bernama background)
02. Ubah mode document ke CMYK
03. Buat layer baru untuk warna dasar ( pada kasus ini saya tidak mengharuskan apakah anda akan memainkan manajemen layer dengan memisahkan backround dan karakter orangnya - karena ini sangat mempengaruhi besar kecilnya dokumen anda nantinya)
*04. Aktifkan pen tool ( saya biasa menyebut dengan path)
beberapa orang tidak suka memakai teknik ini karena dirasa sangat ribet tapi kalau untuk akurasi, saya membiasakan diri untuk memakai path.
05. Path sesuai objek yang ada
Jangan lupa memberikan nama path yang anda buat, karena akan beresiko hilang setiap kita memulai membuat path baru (default = work path)
06. Fill path

dan hasilnya seperi ini ...

07. Buat layer baru untuk bayangannya ( kompleksitas layer yang kita buat akan sangat berpengaruh di hasil bayangan )
Pewarnaan bisa dengan memanfaatkan dari path yang sudah kita buat sebelumnya. Kita bisa
mengkombinasikan seleksi dengan mengurangi/menambah dengan selection tool.
Hasil dari penambahan bayangan adalah seperti ini
08. Ubah opacity laer Lin Art ke posisi 40% untuk mendapatkan kesan lembut.

Maaf, belum bisa detail memberikan penjelasan ( WIP )
Selasa, 10 Februari 2009
FUNIMAL - Sebuah Perjalanan Karakter Indonesia


. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Berawal pada bulan Mei 2003, ketika pimpinan PT. Lulu Indonusa (LULU ALBUM) menawarkan pada saya untuk menangani sebuah proyek desain karakter, proyek yang sebenarnya muncul dari pertanyaan… mengapa kita berhenti hanya sampai dengan status pemegang lisensi (saat itu LULU ALBUM memegang lisensi untuk karakter SANRIO seperti Hello Kitty dan Kerokeropi)? Mengapa tidak sekalian kita menciptakan dan memproduksinya sendiri.
Status saya yang pada waktu itu sebagai desainer freelance, memandang tawaran tadi bukan hanya pada batasan finansial, tetapi lebih sebagai suatu kesempatan. Berbeda dari desain karakter yang pernah saya ciptakan sebelumnya, proyek desain karakter kali ini lebih menantang dan prospektif. Pertama, ini adalah impian saya sejak lama untuk bisa menciptakan tokoh dan diaplikasikan ke berbagai produk. Kedua, karakter yang saya buat akan langsung dipatenkan. Dan yang terakhir, saya boleh mencantumkan inisial saya kedalam desain yang akan diproduksi. Ini sangat menarik, karena pada banyak karya desain, inisial desainer sangatlah jarang bisa diekspos. Point-point diatas sangatlah mempengaruhi saya untuk segera menerima proyek tersebut.
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
PROSES KREATIF
Pada awalnya, saya membuat beberapa alternatif karakter dimana dari 8 yang saya ajukan, ada 5 desain karakter yang disetujui. Dari desain terpilih saya masih berkutat pada teknis pengerjaan desain (teknik pewarnaan, nuansa yang akan diusung hingga metode penyajiannya). Bukan perkara yang mudah, karena kita dihadapkan pada kenyataan bahwa karakter yang sudah ada di pasaran begitu beragam, dan tentunya dari semua yang ada sudah disertai dengan semua hal yang bisa membedakan satu karakter dengan karakter yang lain.
Dari pengamatan singkat itu, akhirnya saya memutuskan untuk mengerjakan FUNIMAL dengan teknik manual. Alasannya sederhana saja… dalam pemikiran saya, gambar tangan itu lebih susah dijiplak, selain itu karakter dengan teknik gambar tangan tak sebanyak dengan teknik pewarnaan menggunakan komputer. Juga karena tokoh-tokoh FUNIMAL semuanya disajikan dalam bentuk distortif, dimana bentuknya sangat berbeda dengan bentuk dasar binatang aslinya.
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
PENJELASAN KARAKTER
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
COCO
Buaya hijau dengan topi kuning dari cangkang telur. Mempunyai banyak kemampuan tapi tidak ada yang istimewa. Suka menolong meski dengan disertai dengan mengusili teman-temannya dulu.
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
FROGY
Si katak yang mempunyai keahlian dalam bidang seni. Dengan keahliannya itu dia suka menghibur saat seluruh anggota FUNIMAL berkumpul.
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
MOCI
Si tikus yang hobinya makan, tidur dan bermalas-malasan sehingga oleh teman-temannya dia ditugaskan untuk mengurus bagian logistik pada setiap petualangan FUNIMAL.
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
OWIE
Si burung hantu jenius. Sangat senang membaca. Kalau sudah berada di studionya dia sanggup bekerja sampai pagi untuk menciptakan hal-hal yang baru, jeleknya keesokan harinya dia jadi suka kesiangan. OWIE di FUNIMAL berperan sebagai konseptor pada tiap petualangan FUNIMAL.
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
RHINO
Badak kuning bercula satu asli Ujung Kulon Indonesia. Ukuran badan serta tenaganya sangatlah besar bila dibanding dengan teman-temannya. Pemimpin FUNIMAL ini sangat suka olah raga serta bekerja.
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Dalam perjalanannya konsep yang semula berupa karakter lepas bergeser ke konsep kelompok. Karena karakter yang saya buat memang konsepnya lucu dan riang, maka saya pun mencari judul yang mewakili semua yang saya konsepkan tadi. Pada akhirnya terpilihlah nama FUNIMAL, kependekan dari FUN dan ANIMAL (proses dari sket awal karakter hingga pencarian judul FUNIMAL memakan waktu sekitar 2 minggu).
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
DESAIN FUNIMAL
FUNIMAL pertamakali diproduksi pada Juni 2003 atau tepatnya sebulan dari waktu saya menerima proyek ini (pada bulan itu pula saya memutuskan untuk bergabung dengan LULU).
Pada awal peluncurannya, FUNIMAL mengeluarkan 3 desain yang sifatnya lebih sebagai perkenalan. Disini saya baru menyadari bahwa keputusan untuk membuat FUNIMAL dengan gambar tangan dan mengeksekusinya dengan komputer adalah hal yang berani… terlebih karena dalam pengerjaannya dari konsep hingga final masih saya kerjakan seorang diri. Karena berbeda dengan gambar yang pewarnaannya menggunakan komputer, gambar tangan ternyata mempunyai tingkat kesulitan yang tinggi, seperti bagaimana mempertahankan warna agar dalam proses produksinya bisa seragam.
Berikut adalah desain-desain FUNIMAL berdasarkan urutan pembuatannya:
3 desain awal FUNIMAL
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
DESAIN ISIAN FUNIMAL - PHOTO ALBUM:
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Berangkat dari photo album, FUNIMAL berkembang ke berbagai produk.
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
PAMERAN
• FOCUS - Jakarta
• HONG KONG GIFT PREMIUM
• PAPER WORLD – Frankfurt – Jerman
Dari pameran Funimal di PAPER WORLD 2005
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Dari pameran Funimal di PAPER WORLD 2006
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Dari pameran Funimal di PAPER WORLD 2007
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
PENCAPAIAN
Perlahan tapi pasti FUNIMAL mulai bisa diterima pasar Internasional. Negara-negara yang telah “dikunjungi” FUNIMAL antara lain:
• Italia
• Rusia
• Malaysia
• Thailand
• Korea Selatan
• Australia
• Spanyol
• Dan beberapa negara yang lainnya…
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
PENUTUP
Menginjak tahun keenam ini, FUNIMAL terus berusaha menciptakan desain-desain baru untuk bisa terus eksis. Desain-desain yang tidak hanya mengejar sisi bisnis, tapi juga dilandasi rasa idealisme, idealisme untuk membuktikan… bahwa Indonesia bukan hanya negara konsumen …
Minta doa serta saran dari teman-teman semua untuk kemajuan FUNIMAL…
Terus maju Desain Indonesia….
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .


















































