Selasa, 10 Februari 2009

FUNIMAL - Sebuah Perjalanan Karakter Indonesia

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Berawal pada bulan Mei 2003, ketika pimpinan PT. Lulu Indonusa (LULU ALBUM) menawarkan pada saya untuk menangani sebuah proyek desain karakter, proyek yang sebenarnya muncul dari pertanyaan… mengapa kita berhenti hanya sampai dengan status pemegang lisensi (saat itu LULU ALBUM memegang lisensi untuk karakter SANRIO seperti Hello Kitty dan Kerokeropi)? Mengapa tidak sekalian kita menciptakan dan memproduksinya sendiri.

Status saya yang pada waktu itu sebagai desainer freelance, memandang tawaran tadi bukan hanya pada batasan finansial, tetapi lebih sebagai suatu kesempatan. Berbeda dari desain karakter yang pernah saya ciptakan sebelumnya, proyek desain karakter kali ini lebih menantang dan prospektif. Pertama, ini adalah impian saya sejak lama untuk bisa menciptakan tokoh dan diaplikasikan ke berbagai produk. Kedua, karakter yang saya buat akan langsung dipatenkan. Dan yang terakhir, saya boleh mencantumkan inisial saya kedalam desain yang akan diproduksi. Ini sangat menarik, karena pada banyak karya desain, inisial desainer sangatlah jarang bisa diekspos. Point-point diatas sangatlah mempengaruhi saya untuk segera menerima proyek tersebut.

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

PROSES KREATIF

Pada awalnya, saya membuat beberapa alternatif karakter dimana dari 8 yang saya ajukan, ada 5 desain karakter yang disetujui. Dari desain terpilih saya masih berkutat pada teknis pengerjaan desain (teknik pewarnaan, nuansa yang akan diusung hingga metode penyajiannya). Bukan perkara yang mudah, karena kita dihadapkan pada kenyataan bahwa karakter yang sudah ada di pasaran begitu beragam, dan tentunya dari semua yang ada sudah disertai dengan semua hal yang bisa membedakan satu karakter dengan karakter yang lain.

Dari pengamatan singkat itu, akhirnya saya memutuskan untuk mengerjakan FUNIMAL dengan teknik manual. Alasannya sederhana saja… dalam pemikiran saya, gambar tangan itu lebih susah dijiplak, selain itu karakter dengan teknik gambar tangan tak sebanyak dengan teknik pewarnaan menggunakan komputer. Juga karena tokoh-tokoh FUNIMAL semuanya disajikan dalam bentuk distortif, dimana bentuknya sangat berbeda dengan bentuk dasar binatang aslinya.

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

PENJELASAN KARAKTER

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

COCO

Buaya hijau dengan topi kuning dari cangkang telur. Mempunyai banyak kemampuan tapi tidak ada yang istimewa. Suka menolong meski dengan disertai dengan mengusili teman-temannya dulu.

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

FROGY

Si katak yang mempunyai keahlian dalam bidang seni. Dengan keahliannya itu dia suka menghibur saat seluruh anggota FUNIMAL berkumpul.

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

MOCI

Si tikus yang hobinya makan, tidur dan bermalas-malasan sehingga oleh teman-temannya dia ditugaskan untuk mengurus bagian logistik pada setiap petualangan FUNIMAL.

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

OWIE

Si burung hantu jenius. Sangat senang membaca. Kalau sudah berada di studionya dia sanggup bekerja sampai pagi untuk menciptakan hal-hal yang baru, jeleknya keesokan harinya dia jadi suka kesiangan. OWIE di FUNIMAL berperan sebagai konseptor pada tiap petualangan FUNIMAL.

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

RHINO

Badak kuning bercula satu asli Ujung Kulon Indonesia. Ukuran badan serta tenaganya sangatlah besar bila dibanding dengan teman-temannya. Pemimpin FUNIMAL ini sangat suka olah raga serta bekerja.

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Dalam perjalanannya konsep yang semula berupa karakter lepas bergeser ke konsep kelompok. Karena karakter yang saya buat memang konsepnya lucu dan riang, maka saya pun mencari judul yang mewakili semua yang saya konsepkan tadi. Pada akhirnya terpilihlah nama FUNIMAL, kependekan dari FUN dan ANIMAL (proses dari sket awal karakter hingga pencarian judul FUNIMAL memakan waktu sekitar 2 minggu).

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

DESAIN FUNIMAL

FUNIMAL pertamakali diproduksi pada Juni 2003 atau tepatnya sebulan dari waktu saya menerima proyek ini (pada bulan itu pula saya memutuskan untuk bergabung dengan LULU).

Pada awal peluncurannya, FUNIMAL mengeluarkan 3 desain yang sifatnya lebih sebagai perkenalan. Disini saya baru menyadari bahwa keputusan untuk membuat FUNIMAL dengan gambar tangan dan mengeksekusinya dengan komputer adalah hal yang berani… terlebih karena dalam pengerjaannya dari konsep hingga final masih saya kerjakan seorang diri. Karena berbeda dengan gambar yang pewarnaannya menggunakan komputer, gambar tangan ternyata mempunyai tingkat kesulitan yang tinggi, seperti bagaimana mempertahankan warna agar dalam proses produksinya bisa seragam.

Berikut adalah desain-desain FUNIMAL berdasarkan urutan pembuatannya:

3 desain awal FUNIMAL

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

DESAIN ISIAN FUNIMAL - PHOTO ALBUM:

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

PRODUCT RANGE

Berangkat dari photo album, FUNIMAL berkembang ke berbagai produk.

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

PAMERAN

• FOCUS - Jakarta
• HONG KONG GIFT PREMIUM
• PAPER WORLD – Frankfurt – Jerman

Dari pameran Funimal di PAPER WORLD 2005

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Dari pameran Funimal di PAPER WORLD 2006

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Dari pameran Funimal di PAPER WORLD 2007

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

PENCAPAIAN

Perlahan tapi pasti FUNIMAL mulai bisa diterima pasar Internasional. Negara-negara yang telah “dikunjungi” FUNIMAL antara lain:

• Italia
• Rusia
• Malaysia
• Thailand
• Korea Selatan
• Australia
• Spanyol
• Dan beberapa negara yang lainnya…

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

PENUTUP

Menginjak tahun keenam ini, FUNIMAL terus berusaha menciptakan desain-desain baru untuk bisa terus eksis. Desain-desain yang tidak hanya mengejar sisi bisnis, tapi juga dilandasi rasa idealisme, idealisme untuk membuktikan… bahwa Indonesia bukan hanya negara konsumen …
Minta doa serta saran dari teman-teman semua untuk kemajuan FUNIMAL…

Terus maju Desain Indonesia….

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

9 komentar:

vbi_djenggotten mengatakan...

speechless...
uedan tenaaaaannn....

mantebh!!! toph markotobh!!!

SukArtOen mengatakan...

He..he.. ini salah satu proses keinginan agar Indonesia lebih bisa berbicara dan dihargai. Ayo ... anda lewat komik juga bisa kok ...
Hidup Indonesia

Anonim mengatakan...

heeehhh, karakter buatan Indonesianih ??? siiiiiiiiiiipppppppp

Bakage's team mengatakan...

Ya, kami juga bangga ternyata yang memperjuangkan karakter desain bergaya Indonesia tidak sedikit.Gambar2nya komersil sekali, mas! idealisme juga harus dipertahankan.

and kalo boleh tau, mas dominan pake manual apa digital nih??

SukArtOen mengatakan...

Hai Bakage's team ...
Seperti yang ada di blogku, aku berusaha ngembangin teknik digitalku tanpa meninggalkan teknik manual.
Sayang...soalnya banyak sekarang orang2 yang pada demam tekno terus lupa akar muasalnya.

Aku pengen idealis kuat didua sisi itu. Digital dan manual berjalan seimbang.

ivandaramadhani.com mengatakan...

saluut bos...!!!!

http://ivandaramadhani.blogspot.com/

Bijuchandran mengatakan...

Hello dear..
Nice to meet you too...
I am amazed with your wonderful works. Congratulations!!
Pls give your email ID to send an invitation from our blog - worldcartOOnist.
contact - worldcartoonists@gmail.com

Haris Gunawan mengatakan...

Halah........Kereeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeen!

uchi mengatakan...

Keren.